Selasa, 24 September 2013

CARA TANAM PALA / NUTMEG Myristica fragrans Houtt

CARA TANAM PALA

Syarat Tumbuh 
Tanaman Pala memerlukan iklim yang agak konstan terutama pada masa pertumbuhan. Keadaan iklim dipengaruhi oleh beberapa unsur lainnya seperti : Curah hujan, Angin dan ketinggian tempat.
  • Curah Hujan         :  Banyaknya curah hujan berkisar 2.000 – 3.000 mm/tahun dengan 108 – 180 hari / hujan
  • Temperatur/Suhu : Antara 18º - 34º C.
  • Tanah: Subur, gembur, banyak mengandung humus, drainase baik, pH tanah 5,5 – 6,5 dengan struktur tanan lempung berpasir.
  • Ketinggian tempat: Tumbuh dan berproduksi / berbuah dengan baik pada ketinggian 0 – 700 meter dpl (diatas permukaan Laut)
 Cara Penanaman
  1. Jarak tanam  9  X 9 m atau 7 x 7
  2. Ukuran lubang tanam 50 X 50 X 50 cm dan 70 X 70 X 0 cm bagi tanah yang berstruktur liat.
  3. Pembuatan lubang tanam dilaksanakan 1 – 2 bulan sebelum penanaman.
  4. Tanah lapisan atas dan tanah lapisan bawah dipisahkan.
  5. Tanah bagian atas dicampur pupuk kandang kemudian dimasukan ke lubang bagian A
  6. Tanah bagian bawah dicampur pupuk kandang kemudian dimasukan ke lubang bagian B 
Penanaman
  1. Tanah campuran pupuk kandang dibongkar sesuai dengan ukuran polybag
  2. Bibit dimasukan ke dalam lubang, kemudian Plastik polybag disayat dengan pisau.
  3. Bibit ditahan dengan kayu dari tiga arah guna menjaga tidak roboh oleh angin
Pemeliharaan Tanaman
  • Penyiraman bibit jika kemarau atau disesuaikan dengan curah hujan.
  • Penyiangan atau pembersihan dari rumput disekeliling tanaman dilaksanakan antara 1 – 2 bulan setelah tanam dan selanjutnya dilaksanakan 6 bulan sekali.
  • Penanaman pohon pelindung untuk penahan dari angin dengan jarak 40 m dari tanaman pala.
  • Penggemburan tanah dilakukan disekitar tanaman.
  • Pembuatan rorak sebagai tempat penyimpanan daun yang kering dan yang gugur.
  • Pemupukan tanaman sebaiknya dilakukan sesuai dengan jenis tanah adalah sebagai berikut :
Jenis Tanah
Jenis dan dosis pupuk/phn/thn
Urea
SP 36
KCL
Latosol
Andosol
Podzolik
600 gr
550 gr
750 gr
600 gr
550 gr
550 gr
600 gr
400 gr
800 gr

Pengendalian Hama dan Penyakit Serta Gulma/Rumput
  • Penggerek batang dikendalikan dengan menutup lubang gerekan dengan insektisida Dimecron 50 EC, tamaron 50 EC, dosis 2 cc/lt air sebanyak 10 cc/pohon.
  •  Pengendalian rayap pada pangkal batang dapat dicegah dengan pembersihan kebun (sanitasi). Penangulangan dapat dengan menyemprotkan larutan Diazinon pada bagian yang terserang.
  • Penyakit terbelah putih. Gejala serangan adalah bercak kecil berwarna ungu kecoklatan dibagian luar daging buah menjadi lunak dan hitam, daging buah terbelah dan gugur. Pengendalian dengan drainase di bagian bawah pohon. 
  • Pengendalian Rumput/Gulma dengan cara mencabut rumput yang tumbuh sekitar tanaman pala
Panen Dan Pasca Panen
Panen Muda untuk keperluan Penyulingan Minyak Atsiri
Biasanya dipanen Pala sebelum matang / merekah dimana buah pala sudah menunjukan tua
Panen Tua 
Tanaman pala mulai menghasilkan pada umur 6 – 10 tahun. Kriteria panen ditandai dengan merekahnya buah, berarti buah sudah cukup tua. Umur produktif Tanaman Pala (produksi maksimal pada umur 25 – 60 tahun), produksi konversi antara 1.500 – 2.000 buah/pohon/tahun, 8 kg. buah kering atau 1,6 kg fully. Perbandingan biji dengan fully 4 : 1

Pasca Panen
  • Pemisahan biji dan daging buah, keringakan dan dijemur 10 – 15 hari.
  • Fully dilepaskan dari biji kemudian dihamparkan di atas tampir (dikering anginkan).
  • Panaskan atau layukan kemudian dipipihkan dan dijemur 2 atau 3 hari.
  • Dari daging buah dapat dijadikan manisan, asinan sirup atau zeam.
  • Dari biji pala dapat diambil minyaknya untuk bahan industri, obat-obatan dengan kadar minyak sekitar 8 – 10 %
  • Kadar minyak dari fully sekitar 15 %
Pemasaran Hasil 
Dapat dipasarkan ke pasar local atau eksport (Eropa atau Amerika)

2 komentar:

giyono trisnadi mengatakan...

wah saya jadi pingin nanam pala nih pak dhe....

ludfiansyah bandung mengatakan...

Terimakasih informasinya sangat bermanfaat ,saya suka artikelnya,Raih Rp.7 Juta dalam 7 hari hanya dengan mengkampanyekan menanam pohon secara online
http://goo.gl/GceX9Y